Platform keamanan blockchain Cyvers menandai sebuah transaksi on-chain mencurigakan yang melibatkan Truebit Protocol, dengan estimasi kerugian sekitar US$26 juta.
Cyvers mengungkapkan bahwa sistem pemantauan real-time mereka mendeteksi transfer anomali, di mana satu alamat menerima sekitar 8.535 ETH, yang diberi label on-chain sebagai “Truebit Protocol: Purchase.”
Berdasarkan harga pasar saat ini, nilai transaksi tersebut diperkirakan sekitar US$26 juta.
Sponsored
Sponsored
Apakah Ini Peretasan Besar Pertama di 2026?
Berdasarkan penjelasan Cyvers, aktivitas ini memicu peringatan karena pola perilaku yang tidak biasa dan indikator risiko tinggi yang terdeteksi oleh model deteksi mereka.
Pihak perusahaan menggambarkan transfer tersebut tidak sesuai dengan alur transaksi biasa yang umumnya terkait dengan protokol tersebut.
Pada waktu publikasi, Truebit belum mengumumkan insiden keamanan secara publik atau mengonfirmasi adanya kerugian, dan belum ada penjelasan resmi yang diberikan mengenai sifat atau tujuan dari transaksi ini.
Belum jelas apakah dana tersebut dipindahkan sebagai bagian dari exploit, operasi internal, atau interaksi kontrak yang salah konfigurasi.
Truebit merupakan protokol blockchain yang berfokus pada verifikasi komputasi kompleks tanpa menjalankannya langsung di jaringan on-chain.
Alih-alih melakukan perhitungan berat di Ethereum, Truebit memungkinkan proses tersebut dilakukan off-chain dan nantinya diperiksa kebenarannya dengan menggunakan perlindungan kriptografi dan ekonomi.
Protokol ini dibuat untuk membantu smart contract menangani tugas yang biayanya sangat mahal atau terlalu rumit untuk dijalankan di blockchain, seperti pemrosesan data besar atau logika lanjutan.
Di sisi lain, Cyvers menyampaikan bahwa mereka masih terus memantau alamat dan transaksi terkait untuk melihat pergerakan dana lebih lanjut.
Pihak perusahaan belum menyatakan aktivitas ini sebagai exploit yang sudah pasti, tetapi menegaskan bahwa transaksi tersebut memenuhi kriteria perilaku anomali berdasarkan sistem internal mereka.
Kabar ini masih terus berkembang.
