BlockFills, perusahaan pemberi pinjaman aset kripto dan penyedia likuiditas yang berbasis di Chicago, untuk sementara menghentikan deposit dan penarikan dana klien.

Langkah ini terjadi ketika pasar aset kripto masih mengalami volatilitas yang cukup tinggi, sebab harga aset bergerak turun.

Penyedia Likuiditas Kripto BlockFills Hentikan Penarikan dan Setoran saat Tekanan Pasar

BlockFills beroperasi sebagai perusahaan solusi aset kripto dan penyedia likuiditas aset digital. Perusahaan ini melayani sekitar 2.000 klien institusional, termasuk hedge fund dan manajer aset yang berfokus pada aset kripto. Pada tahun 2025, perusahaan ini mencatat volume perdagangan sebesar US$60 miliar.

Sponsored

Sponsored

Perusahaan menyampaikan dalam pernyataan di X bahwa penghentian sementara ini sudah diterapkan sejak pekan lalu dan masih berlangsung hingga saat ini. Menurut BlockFills, keputusan ini diambil karena “kondisi pasar dan keuangan terbaru” dan bertujuan untuk “melindungi baik klien maupun perusahaan.”

Walaupun deposit dan penarikan sementara dihentikan, para klien tetap bisa melakukan perdagangan di platform tersebut. BlockFills mengatakan pengguna masih dapat membuka dan menutup posisi di pasar spot maupun derivatif, serta beberapa kondisi tertentu lainnya.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa manajemen sedang bekerja sama dengan para investor dan klien untuk menyelesaikan situasi ini dan mengembalikan likuiditas di platform.

“Perusahaan juga terus menjalin dialog aktif dengan para klien selama proses ini, termasuk sesi informasi serta memberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada manajemen senior. BlockFills bekerja keras agar masalah ini bisa segera tuntas dan akan terus memberikan update rutin kepada klien jika memang dibutuhkan perkembangan terbaru,” terang pernyataan itu.

Di industri aset kripto, pembekuan penarikan dana sering kali memicu kekhawatiran. Dalam gelombang bear market parah terakhir di tahun 2022, beberapa pemberi pinjaman aset kripto ternama seperti Celsius, BlockFi, Voyager, FTX, dan lainnya, menghentikan penarikan dana sebelum mengajukan kebangkrutan.

Jeda Penarikan Perusahaan Kripto dan Pengajuan Kebangkrutan Selanjutnya
Jeda Penarikan Perusahaan Kripto dan Pengajuan Kebangkrutan Selanjutnya | Sumber: Federal Reserve Bank of Chicago

Banyak kasus kebangkrutan perusahaan aset kripto seperti FTX, BlockFi, dan Three Arrows Capital saling terkait satu sama lain sehingga menyebabkan efek domino di pasar. Kejadian tersebut membuat pasar jadi tidak stabil dan merusak sentimen pelaku pasar.

Meski begitu, perlu diingat bahwa suspensi sementara juga bisa menjadi langkah defensif di tengah tekanan pasar yang sangat besar. Sampai saat ini, belum ada bukti publik yang menunjukkan bahwa BlockFills mengalami insolvensi.

Sementara itu, penghentian sementara terjadi ketika beberapa pelaku pasar memperingatkan kemungkinan datangnya “crypto winter” baru. Sejak awal tahun ini, kapitalisasi pasar aset kripto secara keseluruhan telah turun lebih dari 22%.

Pada Jumat lalu, harga Bitcoin turun ke sekitar US$60.000, menjadi level terendahnya sejak Oktober 2024. Aset ini masih berada sekitar 50% di bawah rekor tertingginya di kisaran US$126.000 yang tercapai pada bulan Oktober.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *