Anthropic, pesaing terkuat OpenAI, secara resmi mengumumkan telah mengumpulkan dana US$30 miliar dalam satu putaran pendanaan yang memecahkan rekor. Kesepakatan ini membuat valuasi Anthropic setelah pendanaan mencapai US$380 miliar, menyoroti daya tarik kuat modal ke sektor artificial intelligence.

Namun, di balik angka utama itu, ada efek lanjutan rumit yang bisa meningkatkan tekanan ke pasar aset kripto.

Sponsored

Sponsored

Mengapa Pendanaan Anthropic Sebesar US$30 Miliar Bisa Jadi Masalah untuk Bitcoin

Anthropic mengonfirmasi mereka berhasil mengumpulkan US$30 miliar melalui putaran pendanaan Seri G dengan valuasi perusahaan sebesar US$380 miliar. Putaran ini dipimpin oleh GIC dan Coatue, dengan partisipasi investor besar seperti Founders Fund, Sequoia, BlackRock, Temasek, Microsoft, dan NVIDIA.

Perkembangan finansial perusahaan ini sangat menonjol. Tingkat pendapatan tahunan mereka telah mencapai US$14 miliar, tumbuh lebih dari sepuluh kali lipat setiap tahun selama tiga tahun terakhir.

Claude Code mendapatkan respons kuat dari perusahaan, dengan delapan dari sepuluh perusahaan Fortune 10 kini menggunakan Claude. Jumlah pelanggan yang menghabiskan lebih dari US$1 juta per tahun melonjak dari 12 menjadi lebih dari 500.

Pertumbuhan Pendapatan Run-rate Anthropic. Sumber: Anthropic
Pertumbuhan Pendapatan Run-rate Anthropic | Sumber: Anthropic

Sekarang, Anthropic memperkirakan pendapatan tahunan hampir meningkat empat kali lipat tahun ini, menjadi sekitar US$18 miliar.

Seiring dengan AI yang makin mampu menjalankan tugas kompleks secara otonom, permintaan untuk software tradisional nampaknya akan turun drastis. Alih-alih membayar langganan bulanan banyak produk SaaS, perusahaan-perusahaan mungkin makin banyak mengandalkan satu asisten AI umum untuk mengelola operasional mereka.

Bloomberg baru-baru ini melaporkan kemajuan alat otomasi AI dari Anthropic membuat nilai kapitalisasi saham software turun hingga US$285 miliar di minggu pertama Februari.

Sponsored

Sponsored

Di sisi lain, Bitcoin terus menunjukkan korelasi kuat dengan saham software. Aliran kredit swasta menjadi pendorong utama hubungan ini.

“Saham software kembali tertekan hari ini. US$IGV (iShares Software ETF) pada dasarnya sudah kembali ke level terendah minggu lalu. Jangan lupa ada juga jenis software lain—‘programmable money,’ yaitu kripto. Bitcoin (biru) dengan indeks software (oranye). Mereka adalah hal yang sama,” komentar analis Jim Bianco.

Bitcoin vs Saham Software. Sumber: Bianco Research
Bitcoin vs Saham Software | Sumber: Bianco Research

Menurut laporan BeinCrypto, industri kredit swasta senilai US$3 triliun memegang peran sentral dalam dinamika ini. Sektor software menyumbang sekitar 17% dari total investasi berdasarkan jumlah kesepakatan.

Tekanan yang mulai terbentuk pada pertengahan 2025 telah memperketat kondisi modal. Perubahan ini meningkatkan risiko penurunan pemberian pinjaman, pelunasan awal, dan penjualan aset secara paksa, serta efek spillover yang menjalar ke pasar aset kripto.

Ketika permintaan untuk alat AI makin naik—bukan hanya dari Anthropic, tapi juga di seluruh sektor—ekspektasi atas perusahaan SaaS bisa melemah. Pergeseran ini dapat meningkatkan risiko kredit macet. UBS sudah memperingatkan tingkat gagal bayar kredit swasta AS bisa mencapai 13%.

Tekanan ini bisa berdampak negatif pada Bitcoin dan pasar kripto secara luas melalui saluran korelasi.

AI mengancam pendapatan software tradisional dengan menggeser permintaan. Selain itu, AI juga bersaing dengan kripto pada bidang seperti keamanan kuantum. Karena itu, memantau aliran kredit swasta dan perkembangan AI kini makin penting untuk manajemen risiko aset kripto.

Anthropic bukan satu-satunya pemicu risiko-risiko ini. Namun, lonjakan pesat Anthropic bisa jadi menandakan gelombang volatilitas yang lebih besar di masa depan.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *