Acurast, sebuah jaringan terdesentralisasi yang memanfaatkan smartphone sehari-hari sebagai node komputasi yang aman, kini resmi mengaktifkan jaringan komputasi smartphone dengan 225.000 node di Base. Ini menjadi langkah besar untuk membawa kecerdasan buatan (AI) onchain yang bersifat rahasia ke arus utama Web3.

Integrasi dengan Base, sebuah chain layer-2 Ethereum yang dirancang untuk membuat decentralized application lebih cepat, murah, dan skalabel, memungkinkan pengembang menjalankan beban kerja AI rahasia langsung di onchain menggunakan jutaan smartphone di seluruh dunia.

Alih-alih bergantung pada infrastruktur terpusat, jaringan ini menggunakan Trusted Execution Environments (TEE) yang terdapat di perangkat mobile untuk menjalankan tugas-tugas sensitif secara aman, sehingga menjaga privasi pengguna dan memastikan verifikasi tetap terjaga.

Ilustrasi jaringan komputasi Acurast menggunakan smartphone sebagai node terdesentralisasi

Smartphone Adalah Cloud Baru

Acurast berfokus memanfaatkan miliaran smartphone yang sudah tersebar di seluruh dunia untuk membangun lapisan komputasi terdesentralisasi. Jika penyedia cloud tradisional menggunakan server terpusat yang berisiko penyensoran dan kebocoran data, model Acurast mendistribusikan beban kerja ke perangkat di lebih dari 140 negara, semuanya menjalankan tugas AI rahasia di dalam hardware enclave yang aman.

Jesse Pollak, Creator of Base, berkomentar:

“Base bertujuan memberikan tempat terbaik bagi builder untuk menghadirkan ide baru ke on-chain. Acurast memperluas cakupan itu dengan menghadirkan compute yang terdesentralisasi dan rahasia melalui kekuatan smartphone. Ini memungkinkan pengembang menjalankan beban AI di Base secara aman, terverifikasi, dan tanpa ketergantungan pada infrastruktur terpusat. Infrastruktur seperti inilah yang mendorong aplikasi otonom di dunia nyata berjalan sepenuhnya on-chain.”

Jaringan ini baru saja beroperasi di mainnet Base, setelah acara penerbitan tokennya, dan langsung dapat menangani beban kerja produksi secara aman.

Pendiri Acurast, Alessandro De Carli, menerangkan:

“Agen AI tidak bisa hanya mengandalkan server terpusat jika ditugaskan mengelola aset nyata di onchain. Dengan memanfaatkan TEE berbasis smartphone, kami memungkinkan AI rahasia yang terverifikasi, terdesentralisasi, dan sepenuhnya dimiliki oleh pengguna yang menjalankannya.”

Confidential AI, Native Payments

Salah satu bagian penting integrasi ini ada pada mekanisme pembayaran untuk komputasi.

Acurast kini mendukung pembayaran USDC native di jaringan Base tanpa perlu bridging atau lapisan penyelesaian offchain. Dengan mengadopsi standar pembayaran x402 (yang awalnya dikembangkan untuk pembayaran stablecoin instan berbasis HTTP), agen AI dapat membayar sumber daya komputasi secara otonom dan real time.

Hal ini membuka pintu untuk model pembayaran per permintaan di layanan terdesentralisasi, ketika agen AI dapat otomatis membayar biaya dalam USDC saat memproses tugas. Ini jadi pondasi penting bagi aplikasi Web3 otonom yang berinteraksi dengan API, layanan data, serta logika onchain yang kompleks tanpa perantara.

Lapisan Baru untuk Workload AI Onchain

Pengembang yang memakai Acurast di Base dapat mendaftarkan perangkat dan mengatur infrastruktur komputasi melalui Acurast Hub menggunakan wallet Base.

Di dalam Hub, builder bisa mengerahkan agen AI otonom yang aman, misalnya seperti bot yang mengeksekusi trading, mengelola aset, atau melakukan rekonsiliasi di onchain. Seluruh proses terjadi dalam keadaan data input dan output terenkripsi dan sama sekali tidak bisa dilihat oleh operator node.

Semua proses inferensi AI berlangsung di dalam TEE smartphone, artinya baik pemilik perangkat maupun pihak eksternal tidak bisa mengakses data rahasia selama pemrosesan, sesuatu yang sangat krusial bagi aplikasi yang mengutamakan privasi, contohnya di bidang keuangan, identitas, dan workflow perusahaan.

Lebih dari Data Center

Langkah ini muncul setelah Acurast mengalami pertumbuhan signifikan. Jaringan komputasi terdesentralisasi ini memang telah berekspansi pesat sepanjang 2025, dari puluhan ribu hingga ratusan ribu smartphone yang menopang beban kerja Web3.

Acurast terus mendorong pengembangan confidential computing berskala besar, menggabungkan decentralized physical infrastructure (DePIN), AI onchain, dan sistem pembayaran machine-native secara real time.

Dengan native token yang kini sudah bisa diperdagangkan di exchange besar serta jaringan globalnya yang menjalankan beban kerja produksi langsung, Acurast menargetkan membangun fondasi bagi kelas aplikasi onchain baru yang desainnya terdesentralisasi, terverifikasi, rahasia, dan otonom.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *