Bitcoin (BTC) telah menembus batas US$65.000, menumbuhkan kepercayaan pada investor bahwa kenaikan harga mungkin akan segera terjadi. Gerakan ini telah memicu optimisme bahwa BTC bisa segera melampaui US$70.000, harga yang terakhir kali terlihat hampir tiga bulan yang lalu.
Namun, pemegang jangka panjang (LTHs) menimbulkan ancaman potensial, karena mereka mungkin ingin menjual dan mengambil keuntungan, yang dapat menghambat momentum naik lebih lanjut.
Bitcoin Membutuhkan Ini untuk Mencapai US$70.000
Harga Bitcoin dikenal berkinerja baik di kuartal keempat. Namun, kenaikan harga BTC masih bergantung pada lebih dari sekadar sentimen dan perilaku investor.
Dalam wawancara dengan BeInCrypto, Matt Mena, Strategis Riset Kripto di 21.co menjelaskan faktor lain yang dapat mempengaruhi kenaikan Bitcoin ke US$70.000.
“Salah satu katalis utama adalah potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, yang kemungkinan akan mendorong sentimen berisiko di seluruh pasar keuangan karena investor memindahkan modal dari aset berpendapatan rendah seperti pendapatan tetap ke aset berisiko seperti saham dan aset kripto dalam mencari pengembalian yang lebih tinggi. Suku bunga yang lebih rendah juga menyuntikkan likuiditas ke pasar—faktor yang secara historis menguntungkan Bitcoin, mengingat korelasinya yang kuat dengan pasokan uang M2 global. Seiring meningkatnya likuiditas, kita sering melihat peningkatan dalam valuasi aset berisiko, termasuk Bitcoin,” papar Mena kepada BeInCrypto.
Mena juga menyatakan bahwa pemilihan umum yang akan datang di Amerika Serikat akan memainkan peran besar dalam membentuk lintasan BTC.
“Selain itu, lanskap politik semakin menguntungkan, dengan kedua calon presiden mendukung inovasi kripto di AS, menandakan lingkungan regulasi yang lebih mendukung. Dukungan politik ini dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memicu masuknya modal lebih lanjut ke pasar seiring berkurangnya kekhawatiran regulasi,” ucap Mena.
Baca lebih lanjut: Apa yang Terjadi pada Halving Bitcoin Terakhir? Prediksi untuk 2024
Namun sebelum US$70.000, saat Bitcoin mencapai US$65.000, itu juga mencapai puncak hampir dua bulan, mendorong pemegang jangka panjang untuk mempertimbangkan menjual. Secara historis, LTHs cenderung menjual saat harga mencapai puncak dan tekanan jual mereka dapat berdampak signifikan pada pasar.
Indikator Liveliness, yang melacak aktivitas pemegang jangka panjang, menunjukkan peningkatan. Ini menunjukkan bahwa LTHs telah mulai melikuidasi posisi, yang dapat menyebabkan koreksi harga. Liveliness meningkat saat pemegang jangka panjang menjual dan menurun saat mereka HODL.

LTHs dianggap sebagai tulang punggung stabilitas Bitcoin, dan jika mereka mulai menjual dalam jumlah besar, itu dapat menyebabkan peningkatan volatilitas. Aktivitas penjualan mereka dapat mencegah Bitcoin mempertahankan harga yang lebih tinggi, berpotensi menyebabkan penarikan kembali dalam jangka pendek.
Prediksi Harga BTC: Perubahan yang Akan Datang
Bitcoin saat ini diperdagangkan pada US$65.371, telah berhasil mengubah US$65.000 menjadi dukungan. Target besar berikutnya adalah menjadikan US$70.000 sebagai level dukungan yang solid. Ini akan menjadi kunci untuk melanjutkan tren naik untuk Bitcoin.
Bitcoin telah berhasil keluar dari pola segitiga simetris bullish, menunjukkan bahwa cryptocurrency ini bisa naik sebanyak 35%, dengan target potensial US$81.556. Namun, pandangan yang lebih realistis menempatkan target berikutnya pada US$70.000 saat BTC terus mendapatkan momentum.
Baca lebih lanjut: Sejarah Halving Bitcoin: Semua yang Perlu Anda Ketahui

Kenaikan di atas US$70.000 akan memerlukan dukungan investor yang kuat dan kondisi makroekonomi yang menguntungkan. Jika faktor-faktor ini tidak terwujud, dan pemegang jangka panjang meningkatkan tekanan jual, Bitcoin mungkin kesulitan bahkan untuk menembus US$68.500. Dalam skenario seperti itu, BTC bisa kehilangan dukungan US$65.000, menggagalkan pandangan bullish dan berpotensi menyebabkan penurunan lebih lanjut.
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
