Harga Arbitrum terus melemah karena ARB kesulitan menarik minat investor secara berkelanjutan. Token ini gagal mengikuti pemulihan pasar aset kripto secara umum, malah tetap berada di bawah tekanan dan memperpanjang penurunan berkepanjangan yang membuatnya mendekati level terendah sepanjang masa.
Dukungan investor terlihat terbatas walau kadang sempat ada rebound singkat. Perbaikan di pasar yang lebih luas tidak berhasil memberikan keuntungan berkelanjutan untuk ARB. Perbedaan ini menyoroti keyakinan yang mulai memudar di antara berbagai kelompok peserta dalam ekosistem Arbitrum.
Arbitrum Didominasi oleh Holder Volatil
Indikator Chaikin Money Flow telah turun di bawah garis nol, menandakan arus modal keluar secara bersih. Data ini merefleksikan tekanan jual berkelanjutan, bukan akumulasi yang sehat. Arus modal yang lemah menunjukkan pembeli kurang percaya diri di level harga saat ini.
ARB sempat naik tajam setelah mencetak all-time high baru di awal siklus. Kenaikan itu terutama didorong aktivitas beli di dasar. Tapi, holder jangka pendek langsung menjual saat harga menguat. Distribusi cepat tersebut membatasi momentum naik, sekaligus memperkuat volatilitas ke bawah.
Ingin insight token lebih banyak seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Metrik MVRV Long/Short Difference menunjukkan bahwa holder jangka pendek saat ini mendominasi profit yang sudah direalisasikan. Ketidakseimbangan ini membuat harga Arbitrum lebih rentan. Holder jangka pendek sering cepat keluar dari posisi mereka begitu sudah mendapatkan keuntungan.
Perilaku seperti ini meningkatkan risiko koreksi mendadak. Penurunan 8% hari ini mencerminkan dinamika itu. Ketika aksi ambil untung dari peserta jangka pendek makin masif, harga bisa jatuh tajam tanpa peringatan. Sampai keyakinan jangka panjang menguat, ARB masih rentan terhadap penurunan tiba-tiba.
Whale ARB Juga Tidak Tahan Diri
Aktivitas whale menambah tekanan ke prospek ARB. Alamat yang memegang antara 1 juta sampai 10 juta ARB telah menjual lebih dari 60 juta token selama tiga minggu terakhir. Distribusi ini berjalan secara bertahap, bukan karena aksi panik.
Penjualan whale yang lambat dan konsisten sering menandakan kepercayaan yang mulai melemah. Berbeda dengan aksi jual panik, distribusi secara konstan bisa menahan upaya pemulihan. Pasokan ARB yang terus masuk ke pasar menurunkan peluang reli kuat dalam waktu dekat.
Harga ARB Menghadapi All-Time Low Baru
Harga Arbitrum turun 8% hari ini, diperdagangkan di US$0,0921 pada waktu publikasi. ARB gagal bertahan di level support US$0,0994. Breakdown ini memicu aksi jual lebih lanjut, mempercepat tekanan ke bawah.
Support berikutnya ada di US$0,0887, tepat di atas level terendah sepanjang masa di US$0,0883. Melihat indikator saat ini, kemungkinan besar akan terjadi retest. Jika ARB benar-benar break secara tegas di bawah batas ini, ARB bisa saja turun ke US$0,0821 dan mencetak level terendah baru di siklus ini.
Untuk menginvaliasi skenario bearish ini, perlu terjadi perubahan sentimen yang signifikan. Investor harus mengurangi distribusi dan meningkatkan arus masuk. ARB perlu merebut kembali US$0,0947 untuk menstabilkan momentum jangka pendek. Jika ARB berhasil menjadikan US$0,0994 sebagai support, jalur menuju US$0,1060 pun terbuka, menandakan adanya kekuatan pemulihan.
