Adopsi Bitcoin 2026 menunjukkan tren yang unik di pasar kripto saat ini. Meski Bitcoin (BTC) terus mengalami penurunan pada bulan Februari dan diperdagangkan di harga US$64.492—hampir 50% lebih rendah dari harga all-time high (ATH) pada awal Oktober—minat institusi tidak surut. Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa fundamental Adopsi Bitcoin 2026 justru semakin kuat di tengah koreksi harga tersebut.

Namun, pergerakan harga hanya menunjukkan sebagian dari cerita. Menurut River, adopsi Bitcoin justru meningkat pesat tahun lalu, karena institusi, bank, merchant, perusahaan publik, bahkan negara semakin menambah eksposurnya.

Apakah Penurunan 50% Bitcoin Menyembunyikan Tren Bullish Secara Struktural?

BeInCrypto baru-baru ini melaporkan bahwa pasar aset kripto kini berada dalam kondisi fear yang sangat ekstrem, bahkan investor ritel makin pesimistis terhadap harga Bitcoin. Sentimen ini terlihat dari meningkatnya pencarian “Bitcoin going to zero” yang baru saja mencapai rekor tertinggi.

Penurunan harga ini juga memengaruhi pelaku institusi. Hedge fund aset kripto menarik investasinya dari market.

“Dengan Bitcoin dan ETH yang terus melemah, hedge fund aset kripto kini mengalihkan dana ke cash. Rata-rata cash mereka saat ini 15,32%, tertinggi dalam hampir satu tahun terakhir,” ucap Nic Puckrin, co-founder Coin Bureau, untuk BeInCrypto.

Selain itu, pengungkapan terbaru menunjukkan bahwa pada kuartal 4 tahun 2025 investor institusi juga memangkas eksposur mereka di exchange-traded fund (ETF) Bitcoin.

Kalau dilihat secara lebih luas, tren adopsi jangka panjang tetap menunjukkan arah yang positif. Dalam laporan pasar terbaru, River menyoroti bahwa adopsi aset kripto terbesar ini melonjak pada 2025.

“Tidak ada bear market dalam adopsi bitcoin. Bitcoin memang turun 50% dari rekor tertingginya, tapi adopsinya terus bertumbuh di luar pergerakan harga saat ini,” tulis posting tersebut.

Menurut River, institusi secara kolektif menambah sekitar 829.000 BTC sepanjang 2025. Angka ini termasuk pembelian dari perusahaan, pemerintah, fund, dan ETF.

Registered investment advisor rata-rata mengalokasikan hampir US$1,5 miliar per kuartal ke ETF Bitcoin selama dua tahun terakhir. Menariknya, tidak ada satu pun kuartal yang mencatat arus keluar (outflow) bersih.

Walau eksposur dari RIA sudah tersebar luas—bahkan 29 dari 30 perusahaan AS terbesar memiliki posisi—porsi alokasi portofolionya tetap sangat kecil, rata-rata hanya 0,008%.

Perusahaan bisnis muncul sebagai pembeli terbesar di 2025. Mereka menambah Bitcoin senilai US$54 miliar ke neraca keuangan sepanjang tahun tersebut.

Perusahaan treasury Bitcoin memegang mayoritas simpanan korporasi, dengan total kepemilikan 866.000 BTC secara gabungan. Di saat bersamaan, jumlah perusahaan terbuka yang memiliki Bitcoin juga naik jadi 194 perusahaan.

Di tingkat pemerintah, lima negara menjadi holder Bitcoin baru pada 2025. Pembelian ini termasuk dua sovereign wealth fund (Luxembourg dan Arab Saudi), serta bank sentral Republik Ceko. Secara total, kini ada 23 negara yang menyimpan Bitcoin.

“Kepercayaan terhadap bitcoin tumbuh lebih cepat dari aset mana pun dalam sejarah. Yang awalnya hanya sekadar eksperimen, kini telah menjadi simpanan nilai yang diakui secara global dengan pola adopsi yang menyaingi internet,” papar River.

Distribusi Kepemilikan Bitcoin di Berbagai Investor
Distribusi Kepemilikan Bitcoin di Berbagai Investor. Sumber: River

Bisnis AS Adopsi Pembayaran Bitcoin

Tidak hanya dari sisi akumulasi langsung, adopsi pembayaran pun berkembang signifikan. Jumlah merchant AS yang menerima pembayaran Bitcoin meningkat tiga kali lipat selama tahun ini. Selain itu, penggunaan secara global naik hingga 74%.

Sementara itu, aktivitas pengembangan di sektor keuangan tradisional pun berlanjut. Sekitar 60% dari 25 bank terbesar di AS sedang membangun produk Bitcoin, yang menandakan integrasi institusional masih berjalan.

Adopsi Bitcoin di Wall Street.
Adopsi Bitcoin di Wall Street. Sumber: River

River menyampaikan bahwa gelombang adopsi saat ini kemungkinan tidak akan langsung membuat harga Bitcoin naik 10 kali lipat dalam waktu dekat. Namun, mereka berpendapat integrasi secara bertahap seperti ini bahkan bisa lebih berdampak besar.

Ke depan, River memperkirakan adopsi Bitcoin akan tumbuh semakin cepat beberapa tahun mendatang seiring makin luasnya partisipasi dari berbagai pihak.

Bagaimana pendapat Anda tentang tren adopsi Bitcoin 2026 yang tetap kuat meski harga sedang terkoreksi? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *